«
»

Bahasa Indonesia, funny and silly, Nguping Hidup Rima, personal experience

Terlalu Panjang Untuk Twitter #1: Percakapan Minggu Siang Sialan

09.19.11 | 4 Comments

Kemaren sore, di saat saya lagi di dapur membakar lapis legit pesenan orang, Sang suami yang baru bangun jam 1 siang setelah berminggu minggu kurang tidur karena kerja banting tulang demi istri (katanyah) tiba tiba dia ke gudang dan kembali membawa box sepatu puma yang ternyata baru dibelinya sewaktu mengantar klien ke factory outlet di Disneyland Paris 2 minggu lalu.

Hmm.. shopping dia. Tapi tak apalah, toh yang dibeli adalah sepatu lari. Katanya sih sang suami mau mulai olahraga, suatu hal yang bagus karena selama ini dia hanya olahraga mulut (mengunyah) dan olah otot punggung (goler-goleran di sofa sambil nonton TV) atau olahraga jari (klik mouse main cityville berjam jam di facebook).

Sang Suami : “Bagus kan yang sepatunya. Tapi ini sepatunya khusus outdoor, tidak bisa dipakai indoor..”

Sang Istri     : “Bagus, berapa harganya kamu beli?”

Sang Suami (dengan penuh kebanggaan) : “Murah, 30 Euro, turun dari 50 Euro. Harga asli di toko 119 Euro”

Sang Istri (mulai jahill) : “Yah, mahal banget sih, di toko sport di deket kantor cuma 15 Euroan”

Sang Suami (sambil ngepas sepatu) : “Ya itu mah sepatu biasa, yang ini kan sepatu lari khusus, untuk outdoor, tidak bisa dipakai indoor”

Sang Istri (sambil menunjuk sepatu anyar yang sudah bertengger cantik di kaki suami) : “Gimana gak bisa dipakai indoor, itu bisa kamu pakai sekarang, dan kita di dapur, indoor toh?”

(Pada saat ini adik sang istri sudah mulai ngakak gila mendengar percakapan ini)

Sang Suami : ………….

Setelah itu dia diam saja sambil memandangi sepatu barunya yang melekat di kakinya, tiba-tiba cengiran lebar muncul di wajahnya, seperti anak kecil yang baru dibelikan mainan baru. Kelihatannya senang sekali dia dengan sepatu barunya itu

Sang Istri   (masih jahil) : “So, kapan mulai lari? Atau dalam mimpi saja?”

Sang Suami : “Ya nanti dong, begitu ada waktu aku akan mulai jogging”

Sang Istri  (tambah jahil) : “Semoga lah, jangan terus terusan lari dari kenyataan ajah. Badan kamu udah kaya swikee, perut bunder tangan sama kaki kurus, udah waktunya mulai                              olahraga, biar kurang dikit lah perutnya”

Sang Suami  (tidak acuh dengan ucapan sang istri) : “Ternyata bagus juga sepatu ini yah, apalagi sekarang dia sudah di rumah, sendirian dan tidak ada teman-temannya yang di                                       toko, jadi keliatan tambah bagus, tidak ada perbandingan dengan yang lainnya”

Sang Istri  (tidak karuan jahilnya) : “Ya memang, makanya pas dulu kita kawin, teman teman semua tanya ke aku, apa benar keputusan ku mau kawin sama kamu, apakah aku yakin, tidak nyesel. Aku jawab yang sama seperti kamu barusan bilang. Aku tidak akan nyesel soalnya nanti setelah kita sudah sampai di rumah dan tidak ada orang lainnya, kamu akan jadi yang paling cakep, tidak ada perbandingan soalnya.”

Sang Suami : “Sialan kamu!!”

(Adik sang istri ngakak guling guling di ruang tamu)

Related Posts with Thumbnails
Share

4 Comments

have your say

Add your comment below, or trackback from your own site. Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic.

Well, not really, you can say whatever hell you want here, but NO SPAM, or I will smite you!

You can use these tags;
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:

:


«
»